Notification

×

Kategori Berita

Cari Berita

Iklan

Indeks Berita

Tag Terpopuler

Menanti Dinginnya Kabut Pagi Bukit Kayubulan di Pesisir Teluk Tomini

Minggu, 16 Mei 2021 | Mei 16, 2021 WIB | 0 Views Last Updated 2021-05-16T06:33:37Z


Salah satu pengunjung Regita Towaka saat melancong di Bukit Kayubulan



timurpost.id - Keindahan alam Gorontalo punya potensi wisata yang besar. Jika dikelola secara profesional, tidak menutup kemungkinan banyak warga setempat yang bisa hidup layak dari pariwisata.


Destinasi wisata terbaru yang mulai hits di Gorontalo adalah Bukit Kayubulan. Meski baru ditemukan, spot bukit Kayubulan di Desa Kayubulan, Kecamatan Batudaa Pantai, Kabupaten Gorontalo ini mulai mencuri perhatian wisatawan.


Bukit yang tidak terlalu tinggi membuat siapa saja bisa menjangkau tempat ini, itulah mengapa jika saat ini tempat tersebut banyak didatangi pelancong untuk menghabiskan waktu  libur lebaran.

Bukit Kayubulan, Kabupaten Gorontalo



Bukit ini memang menawarkan sejuta keindahan yang memanjakan mata. Sejauh mata memandang, pengunjung bisa melihat langsung hamparan lautan Teluk Tomini yang diapit oleh pegunungan hijau.


Tidak hanya itu, udara yang dingin menambah kesan kesan romantis bagi pelancong yang bersama pasangan di bukit ini. Itulah mengapa jika bukit ini sangat cocok ketika didatangi saat pagi hari atau sore hari.


"Kalau datang pagi, udaranya cukup dingin dan pengunjung bisa melihat berkabut yang menyelimuti pegunungan," kata Ramla warga sekitar kepada Liputan6.com.


Namun kata Ramla, pengunjung tidak disarankan untuk datang di waktu siang hari. Sebab waktu siang udara di atas bukit cukup kuat yang sewaktu-waktu bisa membahayakan.


"Kalau siang udara terlalu kuat, biasa ada yang datang siang hari hanya mereka yang bermain Paralayang. Sebab waktu siang hari sangat cocok untuk mereka bermain Paralayang," ujarnya.


Sementara salah satu pengunjung Regita Towaka mengatakan, bahwa butik Kayubulan memang cukup indah. Baginya, waktu sore hari sangat baik untuk mendatangi tempat tersebut.


"Kalau sore hari, anginnya tidak terlalu kencang. Bahkan, ketika cuaca lagi cerah, kita bisa melihat langsung sunset yang tenggelam di lautan," kata Regita.


Tidak hanya itu, kilauan air laut yang berwarna kemerahan merupakan momen yang indah dan sangat disayangkan jika tidak diabadikan. Sebagai seorang instagramle, Regita mengabadikan momen tersebut untuk kebutuhan media sosial miliknya.


"Pokoknya sangat rekomendasi bagi pecinta swafoto dari ketinggian. Tempat ini bisa didatangi pagi maupun sore hari," ia menandaskan. 



     

×
Berita Terbaru Update