-->

Notification

×

Iklan

Iklan

Indeks Berita

Tag Terpopuler

Kapolda Gorontalo: Tidak Ada Toleransi Anggota Terlibat Tambang Ilegal di Pohuwato

Thursday, 15 January 2026 | 07:55 WIB Last Updated 2026-01-15T00:55:16Z
Kepala Kepolisian Daerah (Kapolda) Gorontalo Irjen Pol. Widodo

timurpost.id - Kepala Kepolisian Daerah (Kapolda) Gorontalo Irjen Pol. Widodo melakukan kunjungan kerja ke Kepolisian Resor (Polres) Pohuwato, Selasa (14/1/2026). 

Kunjungan tersebut dimanfaatkan untuk memberikan arahan langsung kepada seluruh personel di Mapolres Pohuwato.

Kegiatan diawali dengan paparan laporan kesatuan oleh Kapolres Pohuwato AKBP Busroni. Dalam laporannya, Kapolres menyampaikan kondisi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas), kesiapan personel, serta pelaksanaan tugas kepolisian di wilayah hukum Polres Pohuwato.

AKBP Busroni menyampaikan apresiasi atas kunjungan Kapolda Gorontalo beserta jajaran pejabat utama Polda Gorontalo.

Menurutnya, kehadiran pimpinan daerah kepolisian menjadi dorongan moral bagi seluruh anggota dalam menjalankan tugas pelayanan kepada masyarakat.

“Kunjungan ini menjadi kebanggaan sekaligus motivasi bagi seluruh personel. Kami terus menguatkan semangat Polisi Mopiyohu sebagai komitmen memberikan pelayanan yang humanis dan profesional kepada masyarakat Pohuwato,” kata Busroni.

Dalam arahannya, Irjen Pol. Widodo menjelaskan bahwa kunjungan kerja ke Polres Pohuwato telah direncanakan sejak lama dan baru dapat terlaksana karena padatnya agenda kegiatan di tingkat Polda.

Kapolda Gorontalo juga mengapresiasi dedikasi personel Polres Pohuwato dalam menjaga stabilitas kamtibmas, terutama selama perayaan Natal 2025 dan Tahun Baru 2026. Ia menilai situasi keamanan di wilayah tersebut tetap terjaga dengan baik dan kondusif.

“Saya menyampaikan terima kasih atas loyalitas dan kerja keras seluruh personel. Pengamanan Natal dan Tahun Baru berjalan aman, ini merupakan hasil kerja kolektif yang patut dipertahankan,” ujar Widodo.

Lebih lanjut, Kapolda menegaskan komitmen Polri dalam memberantas praktik Pertambangan Emas Tanpa Izin (PETI). Ia memastikan tidak ada ruang bagi anggota Polri yang terlibat atau melindungi aktivitas tambang ilegal.

“Jika terbukti ada anggota yang terlibat atau membekingi tambang ilegal, kami akan menindak tegas sesuai ketentuan hukum, termasuk sanksi Pemberhentian Tidak Dengan Hormat. Polri konsisten memberantas PETI,” tegasnya.

Irjen Widodo juga mengingatkan seluruh personel agar menjaga integritas, meningkatkan profesionalisme, serta memperkuat pengawasan internal. Langkah tersebut dinilai penting untuk mewujudkan Polri yang Presisi dan semakin dipercaya masyarakat.

×
Berita Terbaru Update